Let me go!

Malam terlalu cepat mengayuh

Bulanpun cemberut turut menepi

Sedangkan lelap tak kunjung menghampiriku

Ingin ku segera tiba pada dingin lembutnya embun

yang terhangatkan cahaya timur

Namun menunggu lelap sungguh membuatku letih
Tertahan diantara tembikar malam yang terburu-buru

Izinkan aku pergi mengejar embun yang diculik matahari
Ku lambaikan tangan pada malam yang tak bisa
menghadirkan lelap di pelupuk mataku
Dan ku sampaikan salam pada seluruh punggawa malam
yang sempat berdendang sepi

Izinkan aku pergi
dari bilik penantian
tempat kita dibuai lembut kejamnya badai kehidupan
yan begitu manis untuk ditinggalkan
namun terlalu perih bila terus bertahan.

Erna Widiarsi

22 Juni 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s