Menyambut Malaikat Kecil

coolest baby boy
independent.co.uk

Rasanya lucu, aku ingin tergelak sambil kabur ke kamar mandi, kebelet pipis. Lucu. Setelah sekian abad lamanya aku absen tidak mengutak-atik wordpress, sekalinya posting, postingnya beginian. Duh, Tuhan, ampuni aku yang banyak alasan untuk tidak menyambangi lapangan kreasiku sendiri.

Hoho..

Begini ceritanya.

Menjawab pertanyaan dari seorang teman, sebut saja Nanik (oops), soal apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menyambut malaikat kecilnya yang sebentar lagi menghirup udara yang sama dengannya, maka berdasarkan pengalaman, coretan berikut ini setidaknya bisa menjadi gambaran, Kawan.

  1. Hanger

Menjemur pakaian bayi, aku pilih hanger bundar yang memutar dan memiliki cabang yang banyak. Hal yang penting untuk diantisipasi adalah ketika kita memilih menggunakan popok kain, bayi baru lahir biasanya akan seringkali pipis dan pup, sehingga cucian yang  menumpuk membuat jemuran seperti hutan belantara.

  1. Ember mandi

Ember mandi untuk bayi baru lahir biasanya lebih recomended kalau ada dudukannya atau cekungannya demi meminimalisir terpelesetnya badan bayi yang masih lentur.

  1. Ember kecil

Ember kecil bundar ini berfungsi untuk menampung air saat hendak membersihkan alat kelamin bayi dari kotoran baik berupa pipis atau pup.

  1. Topi/ Kupluk

Saat hendak membeli topi/ kupluk, pilihlah topi dengan bahan yang lembut dari kain katun karena tidak panas dan menyerap keringat lebih baik. Usahakan juga untuk memilih warna-warna terang.

  1. Gendongan

Gendongan bayi ada banyak macamnya. Mulai dari kain jarik bermotif batik, gendongan instan yang tinggal pasang dan mengepaskan slingnya, dan lain sebagainya dengan model dan desain yang modern dan tentunya, lebih mahal. Pilihlah sesuai selera dan kebutuhan.

  1. Handuk

Handuk bayi pilihlah yang berbahan lembut dan nyaman.

  1. Washlap

Biasanya washlap digunakan untuk memandikan bayi pada saat  bayi belum copot/puput tali pusatnya.

  1. Perlak

Penting dibeli apalagi jika bayi hanya menggunakan popok kain yang tentu kalau pup/pipis akan bergenangan indah di sprei.

  1. Bedong

Bedong di sini bisa menggunakan bahan flannel lembut yang biasanya berbentuk segiempat atau kain jarik berbahan katun yang berbentuk segi panjang. Untuk tahap awal, cukup sediakan enam helai. Selain untuk bedong, dapat juga diaplikasikan sebagai alas tidur.

  1. Bantal dan Guling

Bagi kebanyakan orangtua baru modern, memilih bantal bayi biasanya yang ada cekungan di tengah yang konon berfungsi untuk membentuk kepala bayi supaya tidak peyang. Tidak salah memang, tapi bila tidak menggunakan bantal pun sebetulnya tidak masalah. Untuk membebaskan pergerakan, bayi tidak terlalu membutuhkan bantal dan guling. Pun jikalau ingin menyusui sambil tiduran, justru penggunaan bantal pada bayi malah menyusahkan; ada jarak antara payudara dan mulut bayi. Setidaknya hal itu yang sempat aku rasakan.

  1. Selimut

Selimut untuk bayi biasanya berbahan lembut dan memiliki tudung kepala di salah satu sudutnya. Cukup memiliki satu, sebab biasanya bayi tidak suka diselimuti.

  1. Kelambu

Bagi yang rumahnya sering dijadikan pasar malamnya nyamuk, kelambu cukup berguna untuk mengantisipasi gigitan nyamuk pada sang malaikat kecil. Obat nyamuk bakar maupun elektrik tidak direkomendasikan sebagai pengusir nyamuk. Ingat, fungsi tubuh bayi tidak sesempurna manusia dewasa yang mampu memfilter bahan-bahan kimia.

  1. Perlengkapan Mandi

Perlengkapan mandi yang perlu dipersiapkan adalah sabun mandi + shampoo (biasanya jadi satu dalam satu botol), minyak telon, baby oil, lotion, bedak bayi. Untuk bedak bayi disarankan yang berteksur padat demi menghindari serbuknya terhirup bayi.

  1. Kapas

Aku biasanya menggunakan kapas bulat, meski dapat juga menggunakan kapas muka yang pipih. Sama saja fungsinya.

  1. Baju dan Celana

Setelan baju dan celana pendek, untuk tahap pertama kehidupannya aku cukup membeli enam pasang saja. Kemudian untuk setelan baju dan celana panjang, aku membeli dua dengan pertimbangan kota kami panas dan pasti jarang dipakai. Dan itu benar.

  1. Baju Terusan

Baju terusan atau sering disebut baju buntung aku beli dua buah. Seberapa perlu baju ini tergantung kebutuhan. Menurutku cukup efektif untuk mengurangi penggunaan sarung tangan dan kaki yang biasanya sering lepas dan kadang hilang.

  1. Popok

Jadilah bijak dalam mempertimbangkan hal ini. Baiknya hendak menggunakan popok kain atau popok sekali pakai. Pasalnya, kalau hendak menggunakan popok kain, maka persediaan popok tidak cukup hanya sepuluh helai, mengingat bayi dalam sehari bisa pipis dan pup berkali-kali. Kalau hendak menggunakan popok sekali pakai, kita tinggal buang. Mudah, bukan? Tetapi terkadang kulit bayi sensitif dan mudah iritasi.

  1. Wadah bedak

Ah, iya. Wadah bedak hanya perlu dibeli kalau kita menggunakan bedak tabur.

  1. Sarung tangan dan kaki

Sarung tangan dan kaki yang berfungsi melindungi kuku-kuku bayi supaya tidak mencakar dirinya sendiri sebaiknya memilih yang berbahan lembut dan tidak kebanyakan motif atau pernak-pernik.

 

Baiklah, coretan tentang beberapa hal yang perlu dibeli untuk mempersiapkan kedatangan sang malaikat kecil sepertinya cukup sekian. Kalau ada yang kurang, namanya juga cuma mengandalkan ingatan, bisa saja banyak alpanya, mohon dimaafkeun. Heuheu..

Semoga bermanfaat, Kawan.

Yogyakarta, 23 Oktober 2018

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s