Sendirian Itu Menyenangkan, Kadangkala

Sendirian Itu Menyenangkan, Kadangkala Inna     : Sendirian itu menyenangkan. Arlan   : Yakin? Inna     : Nggggggg…. Adakalanya sendirian itu menyenangkan. Arlan   : Ya, itu betul. Se-ekstrovert apapun seseorang, kadangkala ia juga membutuhkan waktu untuk sendirian. Meski dalam skala yang lebih kecil dibanding waktu yang dibutuhkan introvert untuk sendirian. Inna     : Tapi ini bukan tentang seorang ekstrovert…

Pada Kabut-Kabut Manis

Pada beban berat di punggung yang aku bawa Pada PDL hitam lambang kami yang aku kenakan Pada sepatu tracking yang menapak terjal bebatuan Dan pada kalian, aku rindu. Itu yang ingin aku katakan. Jika diperkenankan, aku ingin menitip pesan Pada kabut-kabut manis, Pada pinus dan cemara yang berdansa dengan angin dingin itu, Pada purnama yang…

Rasa Gula Tak Lagi Manis, Di Lidahku

Hei Arlan, kamu tahu Stand Up Comedy? Itu adalah acara komedi TV yang cerdas, setidaknya menurutku. Dan cukup menghibur, seharusnya. Tapi kali ini sayangnya bukan Stand Up Comedy yang ingin aku ceritakan. Tahukah kamu, hei Arlan? Kali ini, bahkan komedi yang menurutku cerdas itupun tak mampu menghiburku. Celotehan-celotehan Mario Teguh atau para motivator lain tak…

Untuk Kesedihanku

Aku ingin hujan terbenam menelusup sanubariku Saat ku terseok-seok kuyup dalam dingin Bermuara bersama airmata keruh Yang basahnya luntur memeloroti debuku Hujan.. Bukan untuk membasuh perihku Bukan untuk menghapus penatku Tapi untuk menemani sedihku Dalam keremangan mendung berbayang-bayang Agar sedihku semakin mentertawakanku Written by: Erna Widiarsi September 07, 2008

HEI IBU

Hei ibu, Aku hanya tidak mau jadi wonderwoman sepertimu. Itulah mengapa sering sekali terbersit untuk tak perlu menikah saja. Tak perlu aku bersusah payah mempertahankan hidup. Tak perlu dan untuk apa? Untuk apa R.A. Kartini beremansipasi? Agar para wanita bisa setara dengan pria? Agar wanita bisa dieksploitasi waktu, tenaga, pikiran, dan kodratnya sementara lelaki diam…

Sendiri

Kala sendirian itu lebih menyenangkan di atas segalanya. Tanpa kamu Tanpa dia Tanpa mereka Tanpa sesiapa. Tak perlu teman untuk diajak bicara. Dan hanya perlu berbincang dengan diri sendiri. Tak perlu berbagi. Tak perlu. Apapun itu.   Lalu bayangkan, bagaimana bila itu terjadi dengan semua orang? Bagaimana dengan mereka ataupun dia yang membutuhkan kita? Bagaimana…

Berkelahi Dengan Malam

Hal yang biasa menyerang Berkelahi lagi dengan malam Sang waktu terdiam terkekang pedang yang terhunus perlahan dari balik sayap-sayap keresahan   Menyerah terlentang. Itu bukan pilihan, sayang. Tapi selalu saja, malam begitu lihai Menjebak langkah dengan ngarai dan jurang.   Siapa yang tak garang? Siapa yang takkan melawan? Bila lembutnya sunyi, sejuknya temaram, dan heningnya…